PETERPAN

 Seorang Sahabat bertanya pada ku

Ada Apa Dengan Mu “ So

Kukatakan Dengan Indah

Bahwa aku ingin menjadi

Bintang Di Surga

dalamTaman Langit

walau tampak seperti

Khayalan Tingkat Tinggi

Dan aku tau Jauh Mimpi Ku

Namun takkan Membebaniku

Karena kita Satu Hati

Dan dari hati Yang Terdalam 

Aku akui Semua Tentang Kita

Telah membuka TopengYang menghalangi

Antara Aku Dan Bintang

Dan Hilang semua keraguan

Di Atas Normal

dari hati Semoga Masa Lalu Tertinggal

Di Belakangku tak menjanggal

Sehingga aku tak tertinggalkan waktu

Karena Aku Menunggu Pagi

Mencari arti Mimpi Yang Sempurna 

Aku sadar Mungkin Nanti

akhirnya Kita Tertawa ataukah terluka

Tapi Tak Bisakah kita bersabar

Karena gagal bukan berarti

Langit Tak Mendengar

Diterbitkan di: on September 26, 2007 at 5:41 am Tinggalkan sebuah Komentar

I LOVE U MOM , I LOVE U DAD..!!!

Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu … sebagai balasannya …. kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. sebagai balasannya … kamu kabur waktu dia memanggilmu.

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. sebagai balasannya … kamu buang piring berisi makananmu ke lantai.

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna … sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan.

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..sebagai balasannya … kamu memakainya bermain di kubangan lumpur.

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah … sebagai balasannya … kamu berteriak “NGGAK MAU ..!”

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola … sebagai balasannya, kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim … sebagai balasannya.. .kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu ..sebagai balasannya … kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .. sebagai balasannya …. kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .. sebagai balasannya … kamu minta dia duduk di barisan lain
Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa … sebagai balasannya … kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya .sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode
Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .. sebagai balasannya … kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ….. sebagai balasannya … kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ….sebagai balasannya … kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .. sebagai balasannya … kamu pakai telpon nonstop semalaman,

Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya … kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama … sebagai balasannya … kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian ini?”.. sebagai balasannya … kamu menjawab “Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang.”

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu … sebagai balasannya … kamu bilang “Aku nggak mau seperti kamu.”

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi .. sebagai balasanmu … kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu … sebagai balasannya … kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan … sebagai balasannya .. kamu mengeluh “Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.”

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ….. sebagai balasannya … kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu … sebagai balasannya … kamu katakan “Sekarang jamannya sudah beda.”

Waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu .. sebagai balasannya kamu jawab “Aku sibuk sekali, nggak ada waktu.”

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu … sebagai balasannya … kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang … dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, … dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam

MAKA ………… ……… …
JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA ………… .
BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI
JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ………..
INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

I LOVE U MOTHER

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur.
Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp. 20.000,-
2) Menjaga adik Rp. 20.000,-
3) Membuang sampah Rp. 5.000,-
4) Membereskan Tempat Tidur Rp. 10.000,-
5) menyiram bunga Rp. 15.000,-
6) Menyapu Halaman Rp. 15.000,-
Jumlah : Rp. 85.000,-

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar.
Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.

1) OngKos mengandungmu selama 9 bulan – GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu – GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu – GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu – GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS
6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu – GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: “Telah Dibayar” .

Jika kamu menyayangi ibumu, “FORWARD” lah
Email ini kepada sahabat-sahabat anda. 

APAKAH KAMU SAYANG ORANGTUAMU?? ??
KARENA ORANGTUAMU SELALU MENYAYANGIMU.

Mother is the best super hero in the world

(komentarnya ya)

Diterbitkan di: on September 20, 2007 at 4:08 am Tinggalkan sebuah Komentar

Renungan di Bulan Ramadhan

Adakah yang akan mendoakan kita?

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7malam dirawat di RS di ruang ICU. Disaat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia Roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, “kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggaldunia!

“Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . ” kata si pengusaha ini dengan yakinnya. Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, “apakah besok pagi aku sudah pulih? pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit”.

Dengan lembut si Malaikat berkata, “anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu” .

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka”.

Kata Malaikat, “aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu”

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, ” Tuhan, aku tau kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tau dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tau dia tidak jujur dalam

bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu, tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.” dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat”.

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat ! tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya, “apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?” Jawab si Malaikat, ” ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah”.

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan siistri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur dikursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, “anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00″.

Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tau tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.

Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.

Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain…

sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Hidup ini sungguh sangat singkat sekali ..

Jadikan lebih bermakna dan indah dengan segala amal kebaikan kita..

Sumber : Renungan Jum¢at- dari milis tetangga

Diterbitkan di: on at 4:05 am Tinggalkan sebuah Komentar

*Ternyata Rokok Tak Berbahaya!*

Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya, tapi setelah
diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama
sekali tidak berbahaya.

Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil dari
beberapa
hikayat pada zaman dahulu kala di mana pada waktu itu nenek moyang kitapun
telah membuktikannya melalui beberapa percobaan, buktinya seperti cerita di
bawah ini, dia tetap sehat walafiat.

Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa ahli di
bawah ini:

Pada zaman dahulu kala, ada tiga orang dokter. Mereka selalu bersama kemana
saja mereka pergi. Tapi ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan.

A. Dr Jon Poni (suka main perempuan)
B. Dr Jon Joni (suka minum minuman keras)
C. Dr Jon Doni (suka segala jenis rokok) .

Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba
ketiganya
bertemu dengan sebuah ketel/kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah
seorang mengambilnya lalu meng-gosok2kan ketel tersebut. Sejurus kemudian
asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi
satu makluk yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas.

Lalu jin tersebut tertawa: “Ha ha ha… dan berkata, Akulah Jin Ifrit!
Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan apa
saja permintaan kamu sekalian.”

Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi gembira lalu
termenung
dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin hanya
sekali mereka jumpai dalam hidup mereka. Lalu mereka memilih kemauan
mengikuti kegemaran masing-masing.

Berkatalah si A,Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa
di seluruh
dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10
tahun.

Pufff …….!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si A.

Berkata si B, Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama
sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku
selama 10 tahun.

Pufff …….!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si B.

Berkata pula si C,Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal
selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan
ganggu aku selama 10 tahun.

Pufff ……!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si C.

Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu
gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi
membuka pintu gua si A, ketika dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan
kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan
lutut sebab hari-hari hanya memuaskan nafsu dengan perempuan.

Tiba-tiba si A pun jatuh ketanah lalu mati!!

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka
keluarlah
si B dengan perut yang sangat buncit karena hari-hari mabuk-mabukan. Jalan
pun terhuyung-huyung.

Tiba-tiba si B pun jatuh ketanah lalu mati !!

Setelah itu jin pergi ke gua si C dan membuka pintu gua. Tiba2 si C
keluar dalam
keadaan sehat walafiat dan terus MENAMPAR si jin!

Sambil memaki si jin ia berkata:

*JIN GOBLOOOKK ….!!!! KOREKNYA MANA …???!!!*

_
koq diem….ketwa dong……
                                   :D

Diterbitkan di: on at 1:41 am Komentar (2)

Di Balik Awan Peterpen

Intro: G  D  G … | Am  D  G  D (2x) 

                    Am      D
Ku tak selalu berdiri
  

              G                   Em
Terkadang hidup memilukan
 

                    Am  D
Jalan yang ku lalui
   

          G                 Em
Untuk sekedar bercerita
 

                     Am    D
Pegang tanganku ini
 

            G                       Em
Dan rasakan yang ku derita

                   Am      D
(*) Apa yang ku berikan
 

                G               Em
Tak pernah jadi kehidupan

                    Am     D
Semua yang kuinginkan
 

             G              D
Menjauh dari kehidupan …

                            Am              D
Reff: Tempat ku melihat di balik awan

           G                D
Aku melihat di balik hujan

                    Am                   D
Tempat ku terdiam tempat bertahan
 

          G                 D       Am         D  G  D
Aku terdiam di balik hujan  … aann …

Interlude: Am  D  G  D 

                      Am     D
Pegang tangan ku ini
  

           G                      Em
Dan rasakan yang ku derita
 

                        Am     D
Genggam tanganku ini
  

                 G                 Em
Genggam perihnya kehidupan

Kembali ke: (*),

ReffInterlude: Am  D  G  D

Kembali ke: Reff (2x)Coda: Am  D  G  D  Am [Kord Lirik Di Balik Awan – http://www.liriklagumusik.com]

Diterbitkan di: on September 17, 2007 at 3:19 am Tinggalkan sebuah Komentar

Bukan Rayuan Gombal Judika

Intro: G

G                                               Am      C
Duhai kekasih pujaan yang s’lalu di hati

                      G 
Aku menunggumu
                                       

                    Am      C
Engkau gadis yang s’lalu hadir dalam mimpiku
 

                   G
Di setiap tidurku

G             Am C        G
Dengarkanlah…
  aku cinta…

         Am        C
Ingin aku…  selalu menjaga dirimu

                               G
Menemani di setiap waktu

          G                                                   D
Reff I: Dengarlah sayangku tiada yang lain saat ini
 

                                 C
Engkaulah yang ada di hati

                                  G
Engkaulah yang ada di hati
                                                            D
Duhai kekasihku hanyalah dirimu yang kumau
 

                          C                                   G
Tiada yang lain di hati, selamanya hanya dirimu

G                                              Am     C
Dengarlah puisi yang akan aku berikan

                   G
Ungkapan hatiku

                                  Am        C
Tiada lain yang bisa kuberikan oohh…

                     G   F
Hanyalah cintaku yeah…

            G                                                  D
Reff I I: Dengarlah sayangku tiada yang lain saat ini
 

                                 C
Engkaulah yang ada di hati
 

                                 G
Engkaulah yang ada di hati
Duhai kekasihku hanyalah dirimu yang kumau

                           C                                    G    Bm   
Tiada yang lain di hati,
 selamanya hanya dirimu oohh…

Em       D             C
     Aku ingin menemani harimu
 

                                                              G       Em
Dan mencoba mengisi rasa kesepian di hatimu oohh…

             D                 C
Sampai nanti hanya s’lalu namamu

                                                                 D
Selalu namamu yang ada di dalam lubuk hatiku yeah…

              G                                                  D
Reff I I I: Dengarlah sayangku tiada yang lain saat ini

                                  C
Engkaulah yang ada di hati

                                  G
Engkaulah yang ada di hati
    

                                                        D
Duhai kekasihku hanyalah dirimu yang kumau
  

                         C
Tiada yang lain di hati, selamanya hanya dirimu

Int:     G     F     Em     C

            G                                                  D
Reff IV: Dengarlah sayangku tiada yang lain saat ini
   

                               C
Engkaulah yang ada di hati
 

                                 G
Engkaulah yang ada di hati
 

                                                           D
Duhai kekasihku hanyalah dirimu yang kumau
  

                        C                                    G
Tiada yang lain di hati, selamanya hanya dirimu

G                                                  D
Dengarlah sayangku tiada yang lain saat ini
 

                                 C
Engkaulah yang ada di hati
 

                                 G
Engkaulah yang ada di hati
 

                              C
Selamanya hanya dirimu…

Diterbitkan di: on at 2:57 am Tinggalkan sebuah Komentar

Menemukan CINTA SEJATI

Bila saatnya tiba, kita tidak lagi mencari teman kencan, tapi teman sejiwa.
Tahukah anda, perbedaan antara pria yg bisa di ajak kencan dan pria yg bisa di ajak menikah??
Pria yg bisa di ajak kencan, memberikan saat2 indah,
tapi pria yg bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yg indah untuk
kita. Pria yg bisa di ajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik. Tapi individu yg justru mengawali dengan tidak terburu2 akan menjalani dengan proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia.

Dalam mencari jodoh yg harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu. Untuk menemukan CINTA SEJATI, anda tinggal mencari sahabat terbaik, bukan pecinta ulung.Pasangan yg telah menikah lama biasanya mengatakan, “Pasangan saya merupakan sahabat terbaik”.Sahabat yg akan di jadikan pasangan anda, seseorg yg secara fisik maupun psikologis menarik
hati anda.

Maksudnya pasangan hidup anda harus yg nyambung…. .githu… ..!!!
JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU
Jangan silau dengan penampilan fisik (misal, macho, tampan,
punya mobil bagus, bla..bla..)
Kencan adalah suatu proses mencari tahu apa yg benar2 diinginkan.
CARI PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN
Ingat perbedaan mendasar pria yg bisa di ajak menikah dan yg bisa di ajak kencan.
Biasanya pria yg bisa di ajak kencan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.
Jangan terjebak dengan ilusi ROMANTIS.
Hati2 dengan pria yg biasanya hanya bersenang2:
memberikan bunga, permen ato perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat2 berat.
Pria yg mau di ajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tidak hanya yg baik2 saja.
Carilah pria yg bisa memberikan rasa aman secara emosional.
TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN
Ada beberapa pria yg tidak bisa di ajak
serius.
Mereka mempunyai kecenderungan tidak setia dan selalu mencari yg “lebih” lagi, seperti ungkapan “rumput tetangga lebih hijau”..hehehe. …
Jika pria yg pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjen), jangan coba2 menjalin hubungan dengannya.
Kecuali disaat2 tertentu dia ingin membuat anda jealous…(anda pasti tahu dimana dia becanda ato serius saat melirik wanita lain).
Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang2 menyakiti hati anda.
Jika terjadi dan anda tidak mengatakan apa2, sama artinya dengan”dia dapat memperlakukan anda seenak perutnya”.
TULISLAH KUALITAS YG DI BUTUHKAN DARI SEORG PRIA
Misalnya, jika anda
membutuhkan seseorg yg benar2 sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yg tampan tapi pendiam.
Jangan buang waktu berkencan dengan pria yg pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia.
Jika anda tahu apa yg di butuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yg bisa membuat anda bahagia,
anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.
JANGAN TAKUT BERTANYA
Jika ada pria yg berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya.
Sering kali wanita membuat kesimpulan keliru ttg hal ini.
Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan
sesuatu dengan alasan dan motivasi yg berbeda pula.
Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yg nggak2.
Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia…anggap saja dia montir bengkel mobil anda.
PAHAMI TERLEBIH
DAHULU, KENCAN, SEPERTI JUGA PERNIKAHAN, MERUPAKAN PROSES
Seperti juga persahabatan, kencan yg serius membutuhkan waktu.
Dalam tahap ini mulailah mencari tahu seperti apa pria yg berkencan dengan anda.
Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami yg yg tidak menyenangkan hari ini.
Bila ia tidak bertanya
MENGAPA dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan org yg enak di ajak “berbagi” perasaan.
Ingat: kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat.
Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak.
Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dimana terdapat saling asuh, dukungan stimulasi, kejujuran, dan banyak lagi.
MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SEBAGAI PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN
Setiap org yg terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk mantan2 pacar anda).
Apapun yg meninpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya.
Hubungan sebelumnya bisa di jadikan
pelajaran, apa yg membuat anda bahagia dan sebaliknya.
Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan sebelumnya.
Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.
JANGAN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN ANDA.
Wanita seringkali terpaku pada pola harapan yg lazim ttg cinta.
Misalnya hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor.
Jangan takut mencoba sesuatu yg tampak tidak bisa membuat anda bahagia.
Siapa tahu anda malah bisa senang tinggal di desa dengan tenang bersama suami (bisa gak yaa??)…hihihihiii
i..
Jangan hanya berkencan dengan tipe anda.
Tipe hanyalah serangkaian sifat yg ada pada seseorang.
Anda kan tidak berkencan dengan serangkaian tipe itu, melainkan secara keseluruhan.
Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yg sebenarnya di inginkan.
Mereka langsung memilih dengan gampang dan cepat, “berkencan dengan org yg sesuai dengan tipenya”.
Ini adalah suatu phobia (ketakutan) terhadap komitmen.
JADILAH DIRI ANDA SENDIRI
Jangan “berpura-pura” dalam berhubungan, percuma dan tidak akan ada
hasilnya.
Ada empat kualitas utama dari seseorg, entah itu pria atau wanita, yg bisa membuat org lain tertarik:
1. autentik (asli)
2. dapat di percaya
3. genuine (tulen/rajin)
4. tidak plin-plan alias
konsisten
Pria dan wanita yg bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan dan

akhirnya menemukan CINTA SEJATINYA!

Diterbitkan di: on September 8, 2007 at 7:48 am Tinggalkan sebuah Komentar

SOEHARTO ANAKNYA SIAPA?

Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di Jakarta.
Penjaga Tol: “3000 rupiah”.
Bu Tutut yang emangnya ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu
rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.
Penjaga Tol: “Ini Bu, kembaliannya. “
Bu Tutut: “Sudah…simpan saja buat keluarga anda.”
Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung
berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut.
Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy
mengeluarkan uang 20 ribuan.
Penjaga Tol: “Ini Pak, kembaliannya 17 ribu.”
Tommy: “Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda.”
Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih
banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.
Soeharto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol.
Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit,
ditanyanya kepada penjaga tol.
Soeharto: “Lho, mana uang kembalian saya ?”
Penjaga Tol: “Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut
dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya,
masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian?? “
Soeharto: “Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??”
Penjaga Tol dengan cekatan menjawab: “Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho,
jelas Tutut dan Tommy tuh Anaknya Presiden.”
Soeharto: “Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan
cuma Anak Petani !! Sekarang, mana kembalian saya??”
Penjaga Tol : !@$@!$!%!^$@ ^

Diterbitkan di: on September 7, 2007 at 7:38 am Tinggalkan sebuah Komentar

KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS

Assalamu’alaikum

Oleh Dr.M. Anjad Khan

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di
Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya, mencatat
semua merk barang, makanan & obat-obatan

Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan
produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan Shaikh
Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai macam bahan
makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan
istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis
seperti E-904, E-141.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran lalu
menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang dalam
bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan jangan banyak
tanya …!

Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai
mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa yang dia
temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh negara bagian
barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging babi. Peternakan
babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di Perancis sendiri
jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit.

Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan
hwan lainnya. Namun, orang Eropa & Amerika berusaha menghindari lemak-lemak
itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? Babi-babi
dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin pusing POM adalah
membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.

Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka
pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal uji cobanya,
mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata berhasil.

Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan.
Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap produk
makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, bahan dari
lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produknya.

Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti dengan
lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara Islam, maka
dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi & domba. Meskipun begitu lemak-lemak
itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam.

Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya produsen
menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan mereka
diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang dicapai
bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM,
sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E – CODES,
E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional, antara lain :
pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula2, biskuit, makanan kaleng, buah2an
kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis makanan &
obat2an lainnya.

Sejak produk2 diatas banyak dikonsumsi negara2 muslim, kita sebagai negara
muslim sedang mengalami masalah penyakit masyarakat, yakni : seperti hilangya
rasa malu, kekerasan, seks (kumpul kebo).

Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa
secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan
daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di bawah ini,
positif mengandung lemak babi :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252, E270,
E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436,
E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482, E483,
E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari’at Islam dan juga
memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.

Semoga manfaat,

M. Anjad Khan
Medical Research Institute United States

****************
Prennss …kalo mo hang out di
Starbucks or Coffebean, pikir2 ulang deh ….
karena, ternyata semua minuman mengandung elmusifier yang berasal dari babi.
Kalo membeli makanan kita juga gampang mengetahui halal or haram, caranya dg
melihat ada tidaknya kode E – trus tiga digit angka dibelakangnya, dan itu
artinya bahan2 berasal dari lemak babi…

****************
Dear all …

Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471 (tidak ada embel2
lain, misal : lecithin de sojaatau soy lecithin), maka saya yakni bahwa
“origin”nya adalah pork or varken (babi)

Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim Groningen the
Netherlands & ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk mengecek content
/ ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan dibeli.

Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada roti tawar. Karena
itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dg istilah biological
bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga lebih mahal (1/2 blok
roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dg emulsifier), yang
pentingkan halal.

****************************


FYI ….

E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrak dari
tulang babi.

E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak tulang babi.

Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fatty acid).
Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2 berikut :

Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll

Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or bulk, coffee
cream, marshmallo, jelly, dsb.

Demikian sekilas info, semoga manfaat

Aku Menangis untuk Adikku Penulis : Ratu Karitasurya

KotaSantri.com : Aku dilahirkan di sebuah dusun
pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari,
orangtuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung
mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang
adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang
mana semua gadis di sekelilingku kelihatan membawanya,
aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah
segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku
berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu
di tangannya.

“Siapa yang mencuri uang itu?” beliau bertanya. Aku
terpaku, terlalu takut untuk berbicara.

Ayah tidak mendengar siapapun mengaku, jadi beliau
mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua
layak dipukul!”

Dia mengangkat tongkat bambu itu tinggi-tinggi.
Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata,
“Ayah, aku yang melakukannya! “

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku
bertubi-tubi. Ayah begitu marah, sehingga ia terus
menerus mencambukinya sampai beliau kehabisan nafas.

Sesudahnya, beliau duduk di atas ranjang batu bata
kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari
rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu
lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai
mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan
kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak
menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam
itu, aku tiba-tiba mulai menangis meraung-raung.
Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan
berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya
sudah terjadi.”

Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki
cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun
telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan
seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa
tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu,
adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia
lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat
yang sama, aku diterima untuk masuk ke sebuah
universitas propinsi.

Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok
tembakaunya, bungkus demi bungkus. Aku mendengarnya
memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang
begitu baik. Hasil yang begitu baik.”

Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela
nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa
membiayai keduanya sekaligus?”

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah
dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah
lagi, saya telah cukup membaca banyak buku.”

Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada
wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu
keparat lemahnya? Bahkan jika berarti ayah mesti
mengemis di jalanan, ayah akan menyekolahkan kamu
berdua sampai selesai!” Kemudian ia mengetuk setiap
rumah di dusun itu untuk meminjam uang.

Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke
muka adikku yang membengkak. Aku berkata, “Seorang
anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya. Kalau
tidak, ia tidak akan pernah meninggalkan jurang
kemiskinan ini.” Aku, sebaliknya, telah memutuskan
untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.

Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang,
adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai
pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering.
Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan
secarik kertas di atas bantalku, “Kak, masuk ke
universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari
kerja dan mengirimmu uang.”

Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku,
dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku
hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.

Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan
uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada
punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai
ke tahun ketiga di universitas.

Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika
teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “Ada seorang
penduduk dusun menunggumu di luar sana!” Mengapa ada
seorang penduduk dusun mencariku?

Aku berjalan keluar dan melihat adikku dari jauh,
seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir.
Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada
teman sekamarku kalau kamu adalah adikku?”

Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana
penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka
tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan
menertawakanmu? “

Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku
menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan
tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli
omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apapun juga!
Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. “

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut
berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan
terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota
memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki
satu.”

Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku
menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan
menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.

Kali pertama aku pulang ke rumah setelah menghadiri
undangan pernikahan seorang teman, kaca jendela yang
pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di
mana-mana. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu
banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!”

Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu
yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini.
Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka
ketika memasang kaca jendela baru itu.”

Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat
mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku.
Aku mengoleskan sedikit salep pada lukanya dan
membalut lukanya. “Apakah itu sakit?” aku
menanyakannya.

“Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di
lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku
setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja
dan…” Di tengah kalimat itu ia berhenti.

Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata
mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23.
Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Seringkali
suamiku dan aku mengundang orangtuaku untuk datang dan
tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau.
Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka
tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak
setuju juga, dia mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu
saja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”

Saat Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami
menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai
manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku
menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai
bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, ketika adikku sedang di atas sebuah tangga
untuk memperbaiki sebuah kabel, ia mendapat sengatan
listrik, lalu masuk rumah sakit.

Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih
pada kakinya, aku menggerutu, “Mengapa kamu menolak
menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus
melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat
kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu
tidak mau mendengar kami sebelumnya?”

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela
keputusannya. “Pikirkan kakak ipar, ia baru saja jadi
direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika
saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa
yang akan dikirimkan?”

Mata suamiku dipenuhi air mata. Kemudian keluar
kata-kataku yang sepatah-sepatah, “Tapi kamu kurang
pendidikan juga karena aku!”

Lalu ia berkata, “Mengapa membicarakan masa lalu?”
Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26
dan aku 29.

Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang
gadis petani dari dusun itu. Dalam acara
pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya
kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan
kasihi?”

Tanpa berpikir, ia menjawab, “Kakak saya.”

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah
kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya
pergi sekolah SD, sekolah kami ada di dusun yang
berbeda. Setiap hari kakak dan saya berjalan selama
dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.
Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku.
Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Sedangkan
ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.
Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran
karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat
memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah,
selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan
baik kepadanya.”

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu
memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu
susah kuucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang
yang paling aku berterima kasih adalah adikku.”

Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di
depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran
turun dari wajahku seperti sungai.

Diterjemahkan dari “I Cried for My Brother Six Times”

Diterbitkan di: on September 6, 2007 at 8:02 am Tinggalkan sebuah Komentar